Pusing Atur Keuangan Keluarga? Ini Trik Untuk Para Ibu

Mungkin itu adalah salah satu ungkapan yang tak jarang kami dengar saat kami memilih untuk menjadi seorang bunda rumah tangga. Terbukti tak semua wanita beranggapan menjadi seorang bunda rumah tangga adalah opsi alias profesi yang salah. Justru menjadi seorang bunda rumah tangga adalah sebuahamanah yang berat serta langsung kami pertanggungjawabkan terhadap Tuhan.

Pusing Atur Keuangan Keluarga? Ini Trik Untuk Para Ibu

Menjadi seorang bunda terbukti dituntut wajib pandai dalam beberapa faktor khususnya dalam faktor finansial. tak sedikit sekali di luar sana yang memandang remeh profesi menjadi bunda rumah tangga jadi tak peduli dengan urusan keuangan padahal sebetulnya kami adalah seorang menteri keuangan dalam keluarga kita.

Sebetulnya apa saja yang wajib kami perbuat supaya duit belanja kami cukup?

1.Bagilah ke beberapa rekening
Sebelum menikah bunda saya sempat memberi nasihat apabila kami menerima uang belanja bulanan alias gaji bulanan dari suami maka masukkan ke dalam beberapa amplop supaya uangnya tak bocor ke mana-mana. Misal uang belanja bulanan dibagi menjadi 5 amplop, amplop pertama berisi uang arisan, amplop kedua berisi uang tagihan listips serta air, amplop ketiga berisi uang untuk bayar SPP sekolah anak, amplop keempat berisi uang bayar asuransi serta investasi serta amplop kelima berisi uang untuk kebutuhan sehari-hari. Itu hanyalah sebuah contoh saja sebab kebutuhan bulanan setiap orang tak sama. Bila tutorial tersebut terlalu sederhana alias tak lebih aman sebab wajib disimpan di rumah maka kami dapat membaginya ke beberapa rekening bank. Tutorial tersebut juga sempat diajarkan oleh seorang Perencana Keuangan yaitu Bapak Aidil Akbar Madjid dalam bukunya yang berjudul Manajemen by Amplop.

2. Sisihkan selembar sehari
Meskipun kami hanya seorang bunda rumah tangga tentunya kami memiliki keinginan alias impian umpama ingin membeli gadget alias barang favorit. Daripada merepotkan suami maka kami dapat menyisihkan selembar sehari dari uang belanja. Umpama sehari dapat mengumpulkan Rp 20.000 maka bila dikumpulkan selagi sebulan menjadi Rp 300.000 serta setahun menjadi Rp 3.600.000 telah dapat membeli gadget baru tanpa wajib merepotkan suami. Tidak hanya itu seorang bunda rumah tangga wajiblah sadar investasi,sebetulnya tak butuh modal besar untuk berinvestasi lumayan dengan modal sedikit kami telah dapat berinvestasi di reksa sertaa dengan hasil yang sangat memuaskan. Tahukah kamu bahwa dengan menyisihkan Rp 300.000 per bulan dari hasil menyisihkan selembar sehari dengan cara selalu di produk reksa sertaa saham (anggapan return 20% per tahun) selagi 10 tahun maka uang itu bakal menjadi tak lebih lebih sebesar Rp 2,1 miliar.

3. Merubah kegemaran menjadi penghasilan
Profesi bunda rumah tangga adalah profesi yang membutuhkan waktu 24 jam non stop serta tanggung jawab yang berat. Bila seorang bunda rumah tangga ingin meningkatkan penghasilan tanpa wajib bekerja di luar rumah salah satu caranya adalah merubah kegemaran menjadi sebuah penghasilan. Untuk memperkenalkan barang alias jasa hasil karya kita, pakailah kecanggihan tekhnologi sekarang semacam memperkenalkan lewat media sosial. Tidak hanya melewati media sosial kami juga dapat memperkenalkan terhadap kerabat dekat kami supaya mau menggunakan jasa alias membeli barang hasil karya kami sendiri, bila butuh berilah diskon. Jadikanlah orang-orang terdekat kami sebagai konsumen awal.

4. Ajak pasangan untuk berdiskusi persoalan finansial
Libatkan suami alias pasangan Kamu dalam mengelola keuangan keluarga. Gunakan waktu yang cocok untuk ngobrol finansial. Serta tak sedikit para suami menyerahkan semua urusan keuangan keluarga terhadap istrinya selaku menteri keuangan di dalam keluarga. Menurut saya meluangkan waktu sejenak setiap bulan untuk ngobrol alias berdiskusi santai mengenai keuangan keluarga dapat meminimalisasi pertengkaran alias kesalahpahaman.

Pusing Atur Keuangan Keluarga? Ini Trik Untuk Para Ibu Rating: 4.5 Diposkan Oleh: fagundes